Defenisi Pendapatan Nasional

Defenisi Pendapatan Nasional

Ada tiga pendekatan yang digunakan untuk dapat memahami pengertian Pendapatan Nasional. Pendekatan tersebut antara lain ialah :

Pendekatan Produksi

Ditinjau dari pendekatan Produksi, Pendapatan Nasional adalah jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu Negara pada periode tententu, biasanya satu tahun dan dinyatakan dalam satuan mata uang.

Pendekatan Pendapatan

Ditinjau dari Pendekatan Pendapatan, Pendapatan Nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diperoleh para pelaku ekonomi suatu Negara selama periode tertentu, biasanya satu tahun.

Pendekatan Pengeluaran

Ditinjau dari Pendekatan Pengeluaran, Pendapatan Nasional jumlah seluruh pengeluaran sektor perusahaan, sektor pemerintah , dan sektor luar negeri suatu Negara selama periode tertentu , biasanya satu tahun.

, , , , ,

Tinggalkan komentar

PERMASALAHAN EKONOMI YANG DIHADAPI INDONESIA

BERBAGAI PERMASALAHAN EKONOMI YANG DIHADAPI INDONESIA

Berbagai masalah ekonomi yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia sudah ada sejak dahulu, namun jenis dan karakternya selalu berubah. Permasalahan tersebut mencapai puncaknya pada saat terjadi Krisis Ekonomi yang diikuti oleh krisis-krisis lain. Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah antara lain :

Korupsi sudah menjadi budaya bagi sebagian masyarakat Indonesia. Besarnya pungutan tidak resmi yang dilakukan oleh para pejabat telah menimbulkan ekonomi biaya tinggi.

Kemiskinan menciptakan generasi yang lemah dengan tingkat produktivitas rendah. Tingginya angka kemiskinan merupakan beban bagi pemerintah juga akan mengganggu pembangunan ekonomi.

Keterbelakangan Indonesia merupakan Negara berkembang dengan tingkat penguasaan teknologi yang kalah jika disbanding Negara lain. Selain itu juga memiliki kedisiplinan, keterampilan, serta pendidikan formal yang rendah.

Pengangguran. Terbatasnya lapangan kerja mengakibatkan terjadinya pengangguran. Pengangguran timbul karena adanya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan lapangan kerja.

Pemerataan Pendapatan

Hasil-hasil pembangunan yang kurang merata dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini merupakan salah satu permasalahan yang dapat menhhambat kepercayaan. Tingginya pendapatan Nasional yang diperoleh suatu Negara belum menunjukkan kemakmuran yang diterima oleh Negara tersebut.

Penerimaan Negara

Pemerintah membutuhkan dana segar untuk melaksanakan pembangunan dan menyelenggarakan pemerintahan. Pemerintah terus berusaha untuk lebih mengoptimalkan penerimaan dalam negeri.

Standar Hidup yang Rendah

Standar hidup sebagian besar penduduk Indonesia sangat rendah.

Produktivitas yang Rendah

Rendahnya produktivitas bersumber dari lemahnya kekuatan dan kesehatan fisik para pekerja yang merupakan akibat dari rendahnya pendapatan.

Konflik Sosial dan Ancaman Disintegrasi Bangsa

Konflik social dan ancaman disintegrasi bangsa pada dasarnya bukan permasalahan ekonomi, Namun permasalahan tersebut secara langsung memengaruhi perekonomian.

, , ,

Tinggalkan komentar

PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

A.      PERBEDAAN ANTARA EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

Ilmu ekonomi mikro mempelajari ekonomi secara individu, misalnya perilaku konsumen dan produsen dalamrangka memenuhi kehidupannya. Aspek Analisisnya antara lain sebagai berikut :

  1. Analisis biaya dan manfaat
  2. Teori Permintaan dan Penawaran
  3. Elastisitas
  4. Bentuk-bentuk Pasar
  5. Industri
  6. Teori Biaya Nilai Guna (Prilaku konsumen)
  7. Teori Produksi (Prilaku Produsen)

Ilmu ekonomi makro mempelajari prilaku masyarakat (Negara/bangsa) dalam memenuhi kebutuhannya (masalah agregat). Aspek Analisisnya antara lain sebagai berikut :

  1. Pendapatan Nasional
  2. Neraca Pembayaran dan Kurs Valuta Asing
  3. Kesempatan Kerja
  4. Inflasi
  5. Pengangguran
  6. Investasi
  7. Pertumbuhan Ekonomi
  8. Suku bunga dan Perkembangan pasar saham.

Adapun perkembangan dari ilmu ekonomi makro meliputi ekonomi moneter, ekonomi politik, dan ekonomi pembangunan. Variabel ekonomi makro sangat menentukan besarnya penerimaan dan pengeluaran Negara adapun asumsi ekonomi makro sebagai berikut :

  1. Pertumbuhan Ekonomi
  2. Tingkat Inflasi
  3. Nilai Tukar Rupiah
  4. Suku Bunga SBI
  5. Harga Minyak Mentah
  6. Produksi Minyak

, , ,

Tinggalkan komentar